Akselerasi Akreditasi, LPPM Gelar Workshop Penguatan Jurnal

06 December 2018

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Pekalongan menggelar Workshop untuk akselerasi akreditasi dengan tema “Penguatan Jurnal Untuk Akreditasi” di The Wujil Resort Kabupaten Semarang yang berlangsung pada hari Rabu-Sabtu (28-1/11-12) lalu.

Acara ini mentargetkan “Pada akhir tahun 2018 ke delapan Jurnal yang ada di lingkungan IAIN Pekalongan (Hikmatuna, Ijibec, Alsinatuna, Religia, Jurnal Penelitian, Edukasia Islamika, Jurnal Hukum Islam, dan Muwazah) melakukan submit bersama-sama untuk menuju akreditasi”, buka Maghfur Ketua LPPM.

“Ada delapan unsur yang menjadi bobot penilaian dalam pengajuan akreditasi jurnal, yaitu penamaan jurnal ilmiah, kelembagaan penerbit, penyuntingan dan manajemen jurnal, substansi artikel, gaya penulisan, penampilan, keberkalaan, dan penyebarluasan. Delapan unsur ini harus kita push agar tiap unsur dapat terpenuhi, sehingga akumulasi nilai maksimal dan dapat terakreditasi”, tegasnya.

“Oleh karena itu, selama empat hari ini kita bersama-sama harus bekerja untuk mempersiapkan segala dokumen agar delapan unsur penilaian akreditasi dapat terpenuhi,” tutup Maghfur.

Acara dilanjutkan dengan pembukaan acara oleh Rektor IAIN Pekalongan yang diwakili oleh Dr. H. Muhlisin, M.Ag. “Jurnal ilmiah harus dimiliki oleh kampus PTKIN dan kampus harus mengalokasikan dana untuk kegiatan tersebut”, bukanya.

“Dalam rangka akselerasi, kita juga telah menyiapkan anggaran penerbitan jurnal ilmiah secara berkelanjutan. Pun, dengan pemberian fasilitas terhadap kegiatan yang bersifat pembinaan, pelatihan, dan peningkatan kualitas pengelola jurnal ilmiah secara sistematis”, tambahnya.

“Selain itu, pengelola jurnal juga dapat mengoptimalkan konsorsium pengelolaan jurnal ilmiah yang ada di IAIN Pekalongan melalui optimalisasi Istana Jurnal di bawah LPPM,” tutup Muhlisin.

Hadir dalam acara ini narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni M. Endy Saputro (Editorial Assistant Jurnal Shirkah) dan M. Abdun Nasir (Editorial in Chief Jurnal Ulumuna). Dalam kesempatan ini, Endy lebih banyak berbagi strategi jitu terkait akselerasi akreditasi selama mengelola dan menghantarkan Shirkah menuju Shinta 2 dalam kurun waktu 2 tahun. “Harus punya roadmap yang jelas agar target akreditasi tidak terus lari”, tekan Endy.

Lain Nasir, dia lebih banyak membicarakan tentang penguatan substansi artikel. “Untuk menghasilkan substansi jurnal yang layak, harus ada pelibatan dari mitra bertari, mutu penyuntingan substansi, kualifikasi dewan penyunting, mutu penyuntingan gaya selingkung jurnal, dan manajemen jurnal ilmiah”, ungkapnya.

Setelah itu acara persiapan akreditasi dipandu langsung oleh Tim Istana Jurnal LPPM IAIN Pekalongan. Mulai dari pemenuhan dokumen review, penyempurnaan substansi, pembuatan galley, dan penataan OJS. (Irs`86)

 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…