Direktur DIKTIS Resmikan Gedung Baru FTIK

15 February 2019

Direktur Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (DIKTIS) meresmikan gedung baru Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pekalongan yang dibangun melalui skema pembiayaan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), Kamis (14/2). Gedung baru FTIK yang berada di Kampus II IAIN Pekalongan ini berada di Desa Rowolaku Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan.

Dalam kesempatan ini, menurut Direktur DIKTIS Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag, dengan berubahnya STAIN ke IAIN diharapkan khususnya IAIN Pekalongan bisa menambah jumlah mahasiswa dan membangun gedung-gedung baru sebagai penunjang sarana pendidikan. Disamping itu, dengan meningkatnya peringkat akreditasi Institusi dan prodi-prodi maka IAIN juga sudah bisa diusulkan sebagai pengelola Pendidikan Profesi Guru (PPG). Dan yang lebih penting, perguruan tinggi harus bisa mengembangkan pendidikan dengan prinsip-prinsip Islam wasathiyah terutama di IAIN Pekalongan ini.

Dengan disaksikan langsung oleh Rektor IAIN Pekalongan Ade Dedi Rohayana, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi serta seluruh peserta yang hadir, Direktur DIKTIS menggunting pita sebagai tanda diresmikannya Gedung baru FTIK IAIN Pekalongan yang dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti.

Sebelumnya, Rektor IAIN Pekalongan menyampaikan rasa terimakasih kepada Bupati Pekalongan, Kapolres, Kejaksaan, BPN dan T42D yang telah mengawal dan mengawasi pembangunan gedung baru FTIK ini. Perlu diketahui bahwa gedung baru FTIK menempati lahan seluas 8400m2 , ada 84 ruang yang terdiri dari 36 ruang kelas, 34 ruang pelayanan, 9 laboratorium dan 5 ruang ujian. “Pembangunan gedung baru ini juga sudah memenuhi standar pelayanan akademik”, imbuhnya.

Berkesempatan juga dalam peresmian ini, Bupati Pekalongan menyampaikan bahwa dengan adanya IAIN Pekalongan di Kabupaten, menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendidikan di wilayah kabupaten. Bupati juga mendukung pembangunan perguruan tinggi – perguruan tinggi baik negeri atau swasta di wilayahnya, karena ini sangat berdampak positif terutama dalam penurunan angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendidikan meningkat.

 

 

 

 

 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…