Jurusan PIAUD FTIK IAIN Pekalongan Bantu Masyarakat Kembangkan Literasi

20 September 2019

Jurusan Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan belum lama ini mengadakan pelatihan Musik dan Menyanyi Tradisional di Desa Podo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan bertemakan “Pengembangan Literasi Budaya dan Kewargaan Anak Usia Dini melalui Sanggar Allegro”, ini terselenggara berkat adanya kerjasama antara Jurusan PIAUD IAIN Pekalongan dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Pekalongan dengan Sanggar Allegro bersama masyarakat desa Podo. Acara ini diharapkan dapat lebih meningkatkan kecintaan masyarakat desa Podo terkait dengan kebudayaan bangsa Indonesia melalui musik dan nyanyian tradisional.

elatihan ini dihadiri Ketua Jurusan, Siti Mumun Muniroh, M.Psi selaku Penanggung Jawab dan Ketua Tim Pokja Pemberdayaan dari Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) beserta tim (Sekjur, dosen pendamping, dan tim pokja), Lurah, Kadus, Pihak Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Pekalongan, ibu-ibu PKK, tim pelatih dari Sanggar Allegro, peserta didik Taman Kanak-kanak dan Madrasah Ibtidaiyah Muslimat NU, dan warga sekitar di Desa Podo.

“Melalui musik dan nyanyian tradisional anak dapat meningkatkan kemampuan dan minatnya terhadap bahasa dan budaya bangsa Indonesia,” buka Nur Khasanah selaku Sekjur PIAUD.

“Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini mengangkat tema literasi budaya dan kewargaan yang dapat dimaknai sebagai kemampuan dalam memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara. Dengan demikian, literasi budaya dan kewargaan merupakan kemampuan individu dan masyarakat dalam bersikap terhadap lingkungan sosialnya sebagai bagian dari suatu budaya dan bangsa”, terangnya.

“Pelatihan musik dan menyanyi ini merupakan kegiatan tindak lanjut dari pemberdayaan yang sudah dilakukan di Sanggar Allegro, yaitu melatih anak didik untuk meningkatkan kecintaan terhadap musik dan nyanyian tradisonal. Pemberdayaan ini sudah sepatutnya untuk dikenalkan juga kepada masyarakat sekitar di Desa Podo”, tutup Nur Khasanah.

Dalam kesempatan yang sama, Bu Jonjang selaku Kepala Dusun Desa Podo, menyampaikan terima kasih karena telah memilih Desa Podo sebagai tempat pemberdayaan. “Terus terang kami senang dan bangga sekali bahwa dengan adanya program ini, otomatis warga kami akan tambah pengetahuan dan wawasan terkait kebudayaan Indonesia. tentunya kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi semua warga di Desa Podo,” ungkapnya.

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan musik dan nyanyi tradisional yang dipimpin langsung oleh tim pendamping dari Sanggar Allegro dan tim pokja pemberdayaan. Peserta yang terdiri dari anak-anak Taman Kanak-kanak dan Madrasah Ibtidaiyah Muslimat NU Desa Podo pun terlihat sangat antusias._(PIAUD)

              

 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…