Tanggap Bencana Resimen Mahasiswa IAIN Pekalongan Gelar Diklatsus Trauma Healing

31 October 2019

Dalam rangka menyiapkan anggota yang peduli dan mampu berbuat terhadap misi kemanusiaan terutama ketika terjadi bencana alam, Resimen Mahasiswa (Menwa) Batalyon 955 Kusuma Bangsa IAIN Pekalongan mengadakan kegiatan Pendidikan dan Latihan Khusus (Diklatsus) Trauma Healing. Mengingat kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana, mulai dari bencana gunung meletus, gempa bumi, tsunami, dan sebagainya.

Tema yang diangkat pada kegiatan ini adalah “Melalui Trauma Healing Kita Wujudkan Resimen Mahasiswa yang Tangkas, Handal, dan Tanggap Menangani Bencana”. Kegiatan yang diselenggarakan pada 22-24 Oktober 2019 bertempat di Aula FEBI kampus 2 IAIN Pekalongan Rowolaku Kajen diikuti oleh 100 anggota Menwa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

"Semoga dengan adanya pelatihan trauma healing ini diharapkan resimen mahasiswa di Indonesia dapat membantu korban-korban pasca bencana, khususnya trauma psikologi yang terjadi pada anak-anak", jelas Moh. Muslih, Ph.D., Wakil Rektor 3 IAIN Pekalongan dalam sambutannya. "Saya juga berterima kasih kepada seluruh anggota Menwa IAIN Pekalongan dan semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini", tambahnya.

Kegiatan yang merupakan implementasi dari Bantuan Lembaga Kemahasiswaan yang diberikan Diktis Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI ini dilaksanakan selama tiga hari.
Pada hari pertama peserta mendapatkan materi PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat) yang disampaikan oleh Moh. Ali, S.KM, M.Kes dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

Selain dari BPBD, peserta juga memperoleh materi Play Therapy and Dance Therapy dari salah satu dosen IAIN Pekalongan, Ahmad Tabi’in, M.Pd. Bersama beliau seluruh peserta memperoleh ilmu bagaimana cara menghadapi dan menghibur anak-anak korban bencana yang mengalami trauma. Materi lain yang disajikan adalah Konseling Traumatis dan Spiritual Emotional Freedom Topic yang disampaikan oleh Arum Sukma Kinasih, M.Psi, Psikolog seorang konselor dari Instansi Pusat Pembelajaran Keluarga DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah.

Pada sesi ini peserta dilatih bagaimana cara untuk menjadi konsultan yang baik dalam menangani klien, dan bagaimana cara yang tepat untuk menyampaikan emosi. Untuk mencapai target tersebut beliau mengajak peserta untuk bermain permainan ekspresi dan praktek konseling.

Hari terakhir pelatihan, peserta mendapat kesempatan untuk mempraktekkan langsung materi yang sudah didapatkan bersama siswa-siswi SDN Tegaldowo, Tirto Pekalongan. Mereka didampingi secara langsung oleh Bapak Mochamad Fatchan Chasani, M.Pd, praktisi perlindungan anak Program Rehabilitasi Sosial Anak Kementrian Sosial RI. Pada kegiatan ini seluruh peserta dibekali teknik terapi dan layanan program psikososial sebelum terjun langsung kelapangan._(Humas Bagian Umum)

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…