IAIN Pekalongan Gelar FGD "Menggagas Publikasi Ilmiah Melalui Penulisan Buku Moderasi Islam"

05 November 2019

Pada hari kamis, 31 Oktober 2019, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan mengadakan acara Focus Groups Discussion (FGD) dengan tema “Menggagas Publikasi Ilmiah Melalui Penulisan Buku Moderasi Islam”. Acara ini dilaksanakan di ruang sidang lantai 3 gedung rektorat IAIN Pekalongan jalan kusumabangsa no. 9.

FGD yang diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari unsur pimpinan dan dosen dilingkungan IAIN Pekalongan ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB. Acara yang dimoderatori langsung oleh Dr. H. Muhlisin, M.Ag. selaku wakil rektor I IAIN Pekalongan menghadirkan dua narasumber yaitu Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag dan Prof. Dr. Syamsul Ma’arif, M.Ag.

Dalam pemaparannya Dr. Ade mengatakan bahwa buku yang akan ditulis nanti berisi artikel ataupun tulisan dari para dosen dan pegawai IAIN  Pekalongan  yang terkait     dengan wacana pengembangan Islam yang ramah (Rahmatan lil alamin). Judul buku nantinya tidak harus menggunakan kata moderasi, akan tetapi dapat lebih fokus ke pokok materinya,   seperti deradikalisasi maupun kata yang semakna lainnya. Dr. Ade juga menyampaikan bahwa semua kementerian  diamanatkan  untuk  membersihkan  paham-paham  radikal. Beliau juga menyampaikan sambutan menteri agama yang baru,  bahwa  visi-misi kementerian agama ialah visi-misi presiden dan wakil presiden Indonesia. Selanjutnya Dr. Ade menyampaikan lima (5) pokok pemikiran  menteri agama  saat  ini,  adapun ke-lima pokok pikirian tersebut adalah tentang korupsi, haji, deradikalisasi, sertifikat halal dan lainnya seperti perlunya penataran singkat penceramah dengan sertifikat dan materi, internalisasi  jagad  raya,  serta pergerakan musim.

Prof. Syamsul sebagai narasumber ke-dua dalam pemaparannya mengatakan bahwa inti radikalisme adalah ekstrimisme, sehingga menurut beliau agar buku yang dihasilkan nanti baik hendaknya memperhatikan unsur-unsur seperti: futuristik, marketable, problematis ,fungsional, relevan, dan current issues. Selanjutnya beliau juga memberikan masukan tentang tema-tema yang akan dituangkan ke dalam buku moderasi IAIN Pekalongan,  adapun tema itu adalah desain pembelajaran berbasis moderasi Islam , deradikalisasi   agama, kontra deradikalisme, pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) dan isu radikalisme agama, niqab dan terorisme, reorientasi ataupun  rekonstruksi  tujuan  pendidikan agama Islam, dakwah damai, sertifikasi penceramah serta inovasi kurikulum pendidikan agama Islam. Prof. Syamsul juga mengatakan bahwa kurikulum modernisasi di kementrian agama belum ada, sehingga tulisan dan hasil  penelitian  para  dosen  di lingkungan IAIN Pekalongan sangat penting sebagai bahan masukan dalam penyusunan kurikulum.

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…