IAIN Pekalongan Bekali Mahasiswa dengan Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah

28 November 2019

Membuat sebuah karya tulis merupakan kewajiban setiap mahasiswa. Seorang  mahasiswa paling tidak dapat menuangkan karya tulisnya yang berbentuk skripsi atau tugas akhir. Pada hari Rabu 27 November 2019, IAIN Pekalongan mengadakan Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah yang ditujukan untuk mahasiswa yang akan mengerjakan skripsi.

Pelatihan yang dilaksanakan di lantai 3 gedung rektorat IAIN Pekalongan ini diikuti oleh 79 mahasiswa yang merupakan hasil penyaringan dari pendaftar yang masuk ke panitia yaitu sebanyak 90 mahasiswa. Hal ini melebihi dari kuota yang telah ditetapkan oleh panitia sebelumnya yaitu 60 mahasiswa.

Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. H. Muhlisin, M.Ag, acara ini berjalan dengan hikmat dan lancar. Dalam sambutannya Dr. H. Muhlisin, M.Ag. mengatakan bahwa mahasiswa wajib belajar tata cara penulisan karya ilmiah dengan baik dan benar. Maka dalam hal ini IAIN Pekalongan memberikan pelatihan sebagai pembekalan dan sekaligus motivasi kepada mahasiswa untuk meningkatkan inovasi dalam membuat karya ilmiah, sehingga mahasiswa akan terhindar dari plagiasi dalam penulisan karya ilmiah.

Kegiatan ini merupakan  salah satu rangkain dari Sabbatical Leave yang bekerjasama dengan Kementerian Agama.  Kegiatan Pelatihan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. H. Syamsul Ma’arif, M. Ag yang merupakan salah satu guru besar di UIN Walisongo Semarang dan dimoderatori oleh dosen muda IAIN Pekalongan Hanif Ardiansyah, M.M.

Dalam pelatihan ini Prof. Syamsul memberikan trik-trik jitu dalam membuat sebuah karya ilmiah, sehingga karya ilmiah mahasiswa dapat menjadi sebuah karya ilmiah yang inovatif dan bermanfaat untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada. Pada sesi diskusi beberapa mahasiswa menyampaikan kendala-kendala yang dialami selama menulis proses karya ilmiah. Menanggapi pertanyaan dan keluhan tersebut, Prof. Syamsul memberikan solusi dan arahan dengan baik. Beliau mengatakan bahwa penelitian berawal dari suatu permasalahan, peneliti harus paham dan peka terhadap permasalahan yang ada sehingga muncul inovasi dalam penelitian yang diambil. Pelatihan dan diskusi yang berjalan dengan lancar ini diakhiri tepat jam 13.00 wib._(Humas Bagian Umum)

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…