Print this page

Jurnal IAIN Pekalongan Go to WoS & Scopus Indexing

10 February 2020

Eksistensi jurnal di Perguruan Tinggi merupakan bagian tak terpisahkan dari iklim akademik yang terbangun. Fungsinya sebagai wadah diseminasi hasil penelitian para dosen menjadikan jurnal digadang-gadang sebagai representasi mutu dan kualitas akademik sebuah kampus, sebab bagaimanapun artikel yang bermutu dalam sebuah jurnal selalu bermula dari penelitian yang baik.

Maka kita bisa lihat beberapa tahun ini kampus-kampus di Indonesia saling berlomba-lomba meningkatkan kualitas jurnal yang dimiliki,  disamping sebagai bargaining lembaga, keberadaan jurnal bukan hanya sebagai tren saja, melainkan juga merepresentasikan hidupnya iklim akademik dalam sebuah kampus.

IAIN Pekalongan sebagai perguruan tinggi yang ingin terus berkembang, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, setidaknya telah melakukan berbagai upaya untuk ikut berkontribusi dalam hal perjurnalan di Indonesia. Dengan 9 jurnal yang dimiliki (Religia, Alsinatuna, Hikmatuna, Jurnal Penelitian, Muwazah, Jurnal Hukum Islam, Edukasia Islamika, Ijibec, dan Isjoust), hingga saat ini semua jurnal tersebut telah terakreditasi dengan peringkat: 5 jurnal (Sinta 2), 3 jurnal (Sinta 3) dan 1 jurnal (Sinta 4).

Tidak cukup begitu, Rektor IAIN Pekalongan (Dr. Ade Dedi Rohayana, M.Ag) dalam berbagai kesempatan selalu mendorong jurnal-jurnal di lingkungan IAIN Pekalongan untuk ditingkatkan menuju Sinta 1, hal ini mengingat masih sedikitnya jurnal dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) di Indonesia yang masuk dalam kategori tersebut. Untuk mencapai peringkat Sinta 1, maka mau tidak mau jurnal di lingkungan IAIN Pekalongan harus mampu menembus indexing jurnal bereputasi tinggi di kancah internasional (WoS/Scopus).

Sebagai langkah konkrit dan strategis, pada awal Februari kemarin IAIN Pekalongan mengirim 15 kader terbaiknya untuk mengikuti acara pelatihan pengelolaan jurnal bereputasi internasional yang diselenggarakan oleh IJIMS School of Journal IAIN Salatiga. Kegiatan itu bertajuk “Advance Training Online Journal Management IJIMS School of Journal IAIN Salatiga”. Acara tersebut di selenggarakan di Hotel Syariah Solo selama dua hari, dari tanggal 5-6 Februari 2020 dan dibuka langsung oleh Prof Dr. Zakiyyudin Baidhawy selaku editor in Chief jurnal IJIMS. IJIMS sendiri merupakan satu-satunya jurnal di lingkungan PTKIN yang terindeks Scopus dengan peringkat Q1.

15 kader yang dikirim merupakan pengelola dari jurnal IAIN Pekalongan yang sudah memasuki peringkat 2 di indeks Sinta (Religia, Hikmatuna, Alsinatuna, Jurnal Penelitian dan Edukasia Islamika). Dr. Muhlisin, M.Ag (Wakil Rektor bidang Akademik dan Kelembagaan) dan Dr. Maghfur, M.Ag (Ketua LP2M) turut hadir dalam acara tersebut untuk mengawal sekaligus memastikan kesiapan dari 5 jurnal yang diikutkan training.

Dalam mengikuti kegiatan, peserta terlihat sangat antusias, sebab materi-materi yang disajikan bagi para peserta adalah hal-hal baru dalam perjurnalan, mulai bagaimana menjaring penulis luar negeri, meluaskan jejaring reviewer internasional, hingga hal-hal yang sangat teknis terkait dengan cara-cara dan strategi submit jurnal di Web of Science (WoS) dan Scopus. Selain itu, pada sesi terakhir perwakilan dari 5 jurnal IAIN Pekalongan yang hadir dipaksa untuk melek kualitas, sebab 5 jurnal tersebut dibedah habis-habisan oleh tim instruktur dari jurnal IJIMS IAIN Salatiga. Proses bedah jurnal (review) ini dilakukan untuk mengukur kesiapan jurnal (readiness) sebelum melakukan submit di WoS dan Scopus. Harapannya dengan training semacam ini, satu hingga dua tahun mendatang jurnal-jurnal di IAIN Pekalongan akan dapat menembus indeks internasional bereputasi tinggi._(LP2M)

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…