IAIN Pekalongan Siapkan Deklarasi Gerakan Kampus Tangguh Bersama Forkopimda

25 June 2020

Pekalongan (25/6) – Tatanan normal baru (new normal) yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia merupakan skenario untuk menstabilkan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan juga menggerakkan produktivitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dengan tetap memperhatikan protokol Kesehatan.

Kondisi yang demikian tentu memerlukan beberapa penyesuaian dan adaptasi dalam menghadapi tatanan kenormalan baru tersebut. IAIN Pekalongan sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang merupakan bagian dari institusi pemerintah tentu mempunyai kewajiban untuk berperan aktif dalam mensosialisasikan dan mengimplementasikan tatanan normal baru dalam segala aspek akademik maupun sistem kerja kepada seluruh civitas akademika IAIN Pekalongan dan masyarakat sekitar pada umumnya.

Kondisi ini menggugah para pimpinan IAIN Pekalongan untuk berkolaborasi dan bahu-membahu bersama pemerintah daerah beserta jajarannya dan satuan kerja vertikal lainnya di wilayah Pekalongan untuk memulai kehidupan dalam tatanan new normal di tengah pandemi covid-19. Oleh karena itu, IAIN Pekalongan akan menyelenggarakan Deklarasi Gerakan Kampus Tangguh IAIN Pekalongan pada Kamis, 2 Juli 2020, di halaman Gedung Rektorat IAIN Pekalongan. Deklarasi ini akan dihadiri oleh seluruh pimpinan IAIN Pekalongan, Wali Kota Pekalongan, Kapolres Pekalongan Kota, Dandim Pekalongan, Ketua Satgas Covid-19 Kota Pekalongan dan seluruh pimpinan yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pekalongan.

Berkaitan dengan deklarasi yang akan diselenggarakan pekan depan ini, Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag. menyampaikan bahwa Deklarasi Kampus Tangguh IAIN Pekalongan sebagai sebuah komitmen civitas akademika IAIN Pekalongan dalam menanggulangi dan menjaga protokol kesehatan di new normal dalam suasana pandemi Covid-19 di Indonesia khususnya di lingkungan IAIN Pekalongan. Lebih lanjut, Dr. Ade yang bertindak selaku penanggung jawab Gerakan Kampus Tangguh menuturkan bahwa deklarasi gerakan ini merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian IAIN Pekalongan terhadap civitas akademika IAIN Pekalongan dan masyarakat Pekalongan atas kondisi wabah yang saat ini terjadi di Indonesia. Secara khusus, Beliau juga mengajak warga kampus untuk mematuhi protokol kesehatan, menjaga pola hidup sehat dan menerapkan physical distancing, terutama di lingkungan kampus IAIN Pekalongan.

Dalam kesempatan yang lain, Ketua Gerakan Kampus Tangguh IAIN Pekalongan Saiful Anam, S.Ag., M.A. menyampaikan bahwa Gerakan Kampus Tangguh adalah program yang didesain untuk mewujudkan kampus IAIN Pekalongan bebas dari virus, bakteri dan kuman yang dapat menyebabkan penyakit bagi warga kampus dan masyarakat pengguna layanan kampus. Agenda kerja gerakan ini antara lain adalah (1) penyediaan sarana protokol kesehatan, seperti hand sanitizer, tempat cuci tangan, deteksi suhu badan; (2) pengaturan Standar Operasional Prosedur (SOP) masuk area kampus; (3) penyemprotan disinfektan secara berkala; (4) pembentukan gugus tugas IAIN Pekalongan peduli Covid-19; (5) penggalangan dana dan pembagian paket sembako; dan (6) edukasi serta sosialisasi tentang pencegahan wabah corona melalui pola hidup sehat._(Humas_Bagian Umum)

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…