Pimpinan IAIN Pekalongan Deklarasi Kampus Tangguh Bersama Kapolresta Pekalongan

02 July 2020

Pekalongan (2/7) - IAIN Pekalongan menggelar acara deklarasi Gerakan Kampus Tangguh di halaman Gedung Rektorat IAIN Pekalongan Kampus 1 Jl. Kusuma Bangsa No. 9 Pekalongan. Gerakan Kampus Tangguh merupakan program kerjasama antara IAIN Pekalongan dan Kepolisian Resort Pekalongan Kota dalam rangka menanggulangi Virus Corona. Gerakan ini diinisiasi oleh gerakan serupa yang tengah dilakukan oleh Polres Pekalongan Kota, yakni Kampung Tangguh Nusantara Candi sebagai agenda kerja Polda Jateng.

Deklarasi Gerakan Kampus Tangguh yang bertajuk “Pencanangan dan Peresmian Kampus Tangguh Nusantara Candi IAIN Pekalongan” ini dihadiri oleh jajaran pimpinan IAIN Pekalongan, Wakil Walikota Pekalongan, Kapolres Pekalongan Kota, Dandim Pekalongan, Ketua Satgas Covid-19 Kota Pekalongan, pimpinan daerah yang tergabung dalam Forkopimda Kota Pekalongan, Pimpinan Perguruan Tinggi dan Kepala Sekolah se-Kota Pekalongan serta instansi mitra kerja IAIN Pekalongan.

Acara deklarasi Gerakan Kampus Tangguh berlangsung dari jam 07:30 WIB hingga jam 09:30 WIB. Acara diawali dengan pemotongan pita oleh Wakil Walikota Pekalongan dan Kapolres Pekalongan Kota, dan dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara oleh Rektor IAIN Pekalongan yang secara simbolik menandai pembukaan acara deklarasi. Rincian susunan acara berikutnya meliputi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan dari Rektor IAIN Pekalongan dan Wakil Walikota Pekalongan, peresmian "Kampus Tangguh Nusantara Candi IAIN Pekalongan" oleh Kapolres Pekalongan Kota dan pemukulan gong.

Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag. dalam sambutannya menjelaskan bahwa Deklarasi Kampus Tangguh IAIN Pekalongan ini adalah wujud komitmen civitas akademika IAIN Pekalongan dalam rangka memutus penyebaran pandemi Virus Corona dan memasyarakatkan pola hidup sehat bagi warga kampus khususnya dan warga Pekalongan pada umumnya. Dr. Ade juga menekankan pentingnya mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan physical distancing antar sesama. "Saya berharap deklarasi ini dapat menandai awal yang baik bagi kita semua dalam menjalani tatanan normal baru. Semoga usaha kita ini diridloi oleh Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Pekalongan H. A. Afzan Arslan Djunaid, S.E. mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh IAIN Pekalongan dalam menciptakan kampus yang bersih dari virus dan kuman. Menurutnya, deklarasi ini menjadi bukti adanya sinergi antara Polri, TNI, perguruan tinggi dan elemen masyarakat di Kota Pekalongan. Lebih lanjut, Wakil Walikota juga mengungkapkan bahwa saat ini Pekalongan menempati 3 (tiga) besar dari bawah kota paling terdampak Virus Corona di Jawa Tengah. Pandemi Corona di Pekalongan relatif tertangani dengan baik, tambahnya.

Senada dengan Wakil Walikota Pekalongan, Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Egy Adrian Suez, S.I.K., M.H juga mengapresiasi langkah-langkah IAIN Pekalongan dalam merespon perkembangan Virus Corona. Menurutnya, Gerakan Kampus Tangguh dengan mitra Polri ini merupakan yang pertama di Jawa Tengah, bahkan mungkin di Indonesia. Kapolres berharap kiranya kampus-kampus lain dapat meniru gerakan di IAIN Pekalongan ini. Namun demikian, Kapolres juga mengingatkan agar gerakan ini jangan sampai berhenti di level seremonial belaka, namun harus memiliki program kegiatan yang jelas.

Sebelumnya, Ketua Gerakan Kampus Tangguh IAIN Pekalongan, Saiful Anam, S.Ag., M.A. menyampaikan bahwa agenda kerja gerakan ini sedikitnya mencakup sembilan program, yaitu (1) penyediaan sarana protokol kesehatan, seperti hand sanitizer, tempat cuci tangan, deteksi suhu badan dan bilik disinfektan uap; (2) pengaturan Standar Operasional Prosedur (SOP) masuk area kampus; (3) penyemprotan disinfektan secara berkala; (4) pembentukan gugus tugas IAIN Pekalongan peduli Covid-19; (5) penggalangan dana dan pembagian paket sembako; (6) edukasi serta sosialisasi tentang pencegahan wabah corona melalui pola hidup sehat; (7) pembuatan Alat Pelindung Diri (APD) untuk disumbangkan kepada tenaga medis Rumah Sakit di beberapa wilayah Indonesia; (8) pembagian masker gratis kepada masyarakat; dan (9) pembuatan faceshield yang profitnya untuk membantu pembayaran UKT mahasiswa.

Deklarasi Gerakan Kampus Tangguh yang bertajuk “Pencanangan dan Peresmian Kampus Tangguh Nusantara Candi IAIN Pekalongan” diakhiri dengan pembacaan do’a oleh Dr. K.H. Mohammad Fateh, M.Ag. Secara umum, acara deklarasi berjalan dengan tertib, lancar dan tetap mengikuti protokol kesehatan._(Humas_Bagian Umum)

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…