FUAD IAIN Pekalongan Sukses adakan Webinar Menghidupkan Spiritual di Era New Normal

02 August 2020

Pekalongan (2/8) - Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Pekalongan sukses mengadakan webinar pertama kali di lingkungan IAIN Pekalongan. Web Seminar (Webinar) yang terlaksana pada 22 Juli 2020 kemarin, dimulai pukul 09.00 sampai 12.00 WIB dan mendapatkan apresiasi luar biasa dari Rektor IAIN Pekalongan.

Webinar bertema “Menghidupkan Spiritual di Era New Normal” dibuka langsung oleh Rektor IAIN Pekalongan Dr. Ade Dedi Rohayana, M. Ag. Webinar Nasional ini diikuti oleh hampir 500 peserta dari seluruh lapisan dan kalangan masyarakat baik akademisi, praktisi, maupun yang lainnya di seluruh belahan Indonesia. Pemateri yang mengisi dalam acara webinar ialah Prof. Dr. H. Amin Syukur, M. Ag (UIN Walisongo Semarang), Prof. Dr. H. Rosihon Anwar (UIN Sunan Gunung Djati Bandung), KH. Wahfiudin Sakam, M. BA. (Pakar Spiritual), dan Dr. H. Aris Widodo, M. Ag. (IAIN Surakarta).

Rektor IAIN Pekalongan memberikan sambutan dalam Webinar FUAD

Dalam sambutan, Rektor menyampaikan “dalam empat bulan belakangan ini wabah corona atau Covid-19 memberikan dampak luar biasa dibeberapa aspek kehidupan diantaranya sosial, ekonomi, budaya, dan yang lain. Maka tema yang diusung dalam webinar FUAD ini sangat relevan dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat dengan kondisi new normal sekarang. Pasalnya ada kondisi yang tidak biasa ini sedikit atau banyak telah mengganggu tidak hanya kegiatan tetapi juga mental. Islam menjelaskan, manusia terdiri atas rohani dan jasmani,  setiap jasmani dan rohani memiliki kebutuhan masing-masing, maka dalam kondisi yang seperti sekarang ini bisa dibilang mengurangi banyak kadar mental dalam diri setiap manusia, maka Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah sudah tepat melaksanakan Webinar dengan tema spiritual. Selain itu, spiritualitas juga merupakan salah satu tagline IAIN Pekalongan, maka kami berharap bahwa mahasiswa dan alumni IAIN Pekalongan memiliki kekuatan berimbang antara spiritualitas dan intelektualitasnya”.

Setelah dibuka oleh Rektor, acara Webinar Nasional dipandu langsung oleh Moderator Dr. Imam Kanafi, M. Ag. (Dekan FUAD IAIN Pekalongan) Sebelum masuk pada acara inti, moderator menjelaskan agar peserta yang ingin bertanya untuk menuliskan pertanyaan di kolom komentar (chat) baik pada aplikasi zoom maupun live youtube. Sedangkan di akhir sesi akan diumumkan dan dipilih tiga penanya terbaik untuk diberi doorprize berupa buku.

Pemateri pertama ialah  Prof. Dr. H. Amin Syukur, M. Ag dengan judul “Spirtualitas Masyarakat Modern”, dilanjutkan oleh Prof. Dr. H. Rosihon Anwar dengan judul “Menghidupkan Spiritualitas di Dunia Akademik”, kemudian disusul oleh KH. Wahfiudin Sakam, M. BA. Dengan judul “Spiritualitas di Tempat Kerja”, dan terakhir ialah Dr.  Aris Widodo, M. Ag. Dengan judul “Spiritualitas Generasi Milenial.”

Dari paparan para naarsumber dapat disimpulkan bahwa pandemi covid19 yang telah sampai pada  era new normal membangun kesadaran baru untuk melakukan perubahan perilaku (behavioral change) pada tiga ranah; (a) perubahan paradigma dari makhluk  material menuju manusia ruhani spiritual yang berbasis pada Allah sebagai supreme spiritual.(b) pembiasaan karakter sebagaimana teah diperintahkan dalam syariat Islam  yang bersinergikan dengan sufisme dan berujung pada pembentukan karakter. Mulai hidup bersih,  disiplin, tawakkal, pengendalian diri, ikhlas, sabar dan terus mau belajar hal-hal baru yang lebih baik. (c) influencer, yaitu mencari pihak-pihak yang dapat memberikan pengaruh positif bagi sustainabilaiti bagi kehidupan keberagamaan dan kebangsaan. Secara spiritual influencer yang berkompeten adalah para guru mursyid yang telah memiliki sambungan ruhani sampai kepada Rusulullah dan wushul ke Allah SWT. Maka perguruan tinggi Islam dengan seluruh SDM yang ada harus bisa menjadi influencer yang bijak menuju ummat yang bermartabat, dengan ilmu dan teknologi komunikasi terkini sebagai sarana yang harus dikuasai.

Antusiasme para peserta Webinar

Acara Webinar ini berlangsung sangat kondusif dan ramai peserta, terlihat dari antusiasme pertanyaan yang terpapar di papan komentar. Webinar ini berakhir pukul 12.30 dan dengan pembagian doorprize berhasil diberikan kepada tiga penanya terbaik, ialah Agung Nugroho Catur Saputro dari UNS Solo, Dewi Rostiana dari IAIN Pekalongan, dan Lisa Devi Dian Arifia dari Ketua dan Penggerak PKK Wiradesa Pekalongan. Selanjutnya acara diakhiri foto bersama di layar monitor masing-masing._(FUAD)

 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…