Akselerasi Program Doktor, IAIN Pekalongan Tawarkan Solusi Alternatif

02 December 2020

Pekalongan (2/12) – Program penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan program unggulan dalam rangka menyongsong transformasi kelembagaan IAIN Pekalongan menjadi UIN Pekalongan. Hal ini tentu menjadi sebuah keniscayaan bagi IAIN Pekalongan untuk meningkatkan kinerja organisasi menuju perguruan tinggi yang berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional. Sebagaimana diketahui bahwa upaya penguatan SDM tersebut, IAIN Pekalongan telah menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mendukung di antaranya adalah Workshop Pengembangan Karier Dosen Melalui Percepatan Program Doktor yang diselenggarakan pada tanggal 30 Nov – 1 Des 2020.

Dalam workshop tersebut dipaparkan beberapa materi yang cukup menarik dari pakar ahli terkait strategi penulisan disertasi dan karya ilmiah dengan pendekatan kualitatif maupun kuantitatif. Hal yang tidak kalah menarik di akhir sesi workshop adalah rencana tindak lanjut (RTL) percepatan program doktor bagi para dosen IAIN Pekalongan yang saat ini sedang menyelesaikan studi lanjut S.3 baik melalui izin belajar maupun tugas belajar. Dalam paparannya, Dr. H. Muhlisin, M.Ag yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan (WR I) menawarkan solusi alternatif yang cukup menggembirakan di kalangan para dosen yang sedang menyelesaikan disertasi. Solusi ini merupakan kebijakan IAIN Pekalongan dalam mendukung program penguatan SDM sebagaimana tertuang dalam target renstra tahun 2021.

Dr. Muhlisin, sapaan akrab WR I, menyoroti proyeksi perkembangan karier dosen saat ini, dimana dosen tetap berjumlah 221 orang, 15 % (persen) di antaranya berpendidikan Doktor dan 12 % (persen) menduduki jabatan akademik Lektor Kepala. “Data ini belum menunjukkan komposisi yang ideal”, tutur alumnus Doktor UPI Bandung. Dosen yang sedang studi lanjut S.3 berjumlah 35 orang yang terdiri dari 27 orang berstatus biaya mandiri dan 8 orang melalui beasiswa. Berkaitan dengan hal itu, kebijakan IAIN Pekalongan dalam penguatan SDM guna melahirkan calon-calon doktor dinilai sangat tepat, imbuhnya.

Dr. Muhlisin membagi rencana tindak lanjut percepatan program doktor ini dalam 3 (tiga) kepentingan, yaitu kebijakan pimpinan, calon doktor, dan asisten calon doktor. Pertama, kebijakan pimpinan IAIN Pekalongan adalah (1) mendorong dan memotivasi dosen yang studi S.3 untuk segera menyelesaikan studi; (2) menetapkan pola asistensi (pendampingan) calon doktor dengan menunjuk dosen-dosen muda; (3) memberikan tugas pada dosen peserta studi S.3 pada standar minimal, terutama yang berstatus izin belajar; (4) membantu mengupayakan fasilitasi penulisan disertasi sesuai ketentuan yang berlaku; (5) mendorong optimalisasi pemanfaatan literatur yang ada di Perpustakaan IAIN Pekalongan; (6) koordinasi kelembagaan dengan perguruan tinggi tempat studi dosen; dan (7) monitoring perkembangan studi para dosen.

Kedua, bagi calon doktor yaitu (1) menyusun target penyelesaian studi sebelum masa studi berakhir; (2) mengoptimalkan intensitas bimbingan pada Promotor dan Co-Promotor, baik secara daring maupun luring; (3) konsultasi dan komunikasi pada teman sejawat yang telah menyelesaikan doktor; (4) melaksanakan tugas tri dharma pada level standar minimal sesuai ketentuan yg berlaku; (5) menyusun konsep menuju full-draft disertasi dan artikel jurnal terakreditasi; dan (6) mengoptimalkan peran asisten calon doktor untuk memperkuat template disertasi, baik metodologi maupun substansi.

Ketiga, bagi asisten calon doktor yaitu (1) berkomunikasi secara intensif kepada calon doktor terkait target penulisan disertasi; (2) membantu dosen peserta studi S.3 untuk mengidentifikasi template draft disertasi; (3) membantu penyiapan draft disertasi sesuai standar dan ketentuan yang berlaku; (4) menyiapkan sebagian draft disertasi menjadi artikel pada jurnal terakreditasi atau penulisan kolaboratif pada jurnal internasional berreputasi; dan (5) turut mengawal persiapan proses munaqasah, mulai dari ujian tertutup sampai ujian terbuka (promosi doktor). _(Humas Bagian Umum)

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…