IAIN Pekalongan Gelar Workshop Ketatausahaan bagi Tenaga Kependidikan

21 December 2020

Pekalongan (21/12) - IAIN Pekalongan menggelar Workshop Ketatausahaan bagi Tenaga Kependidikan selama dua hari, yaitu Senin s.d Selasa tanggal 21 – 22 Desember 2020, bertempat di Hotel Dafam Pekalongan. Kegiatan workshop diikuti oleh 60 peserta dari unsur tenaga kependidikan di lingkungan IAIN Pekalongan. Workshop dimulai pada pukul 07:30 WIB dan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan panitia, sambutan dan arahan Rektor, serta do’a penutup sebagai pamungkas opening ceremony.

Saiful Anam, M.A yang menjabat sebagai Kepala Bagian Umum IAIN Pekalongan dalam laporannya menyampaikan bahwa peningkatan tata kelola kelembagaan secara profesional melalui peningkatan sistem ketatausahaan merupakan aspek penting dalam pengelolaan administrasi pendidikan tinggi di lingkungan IAIN Pekalongan. Dengan demikian, workshop ini merupakan upaya dan wujud implementasi dari penyelenggaraan tata kelola kelembagaan yang baik menuju Good University Governance. Menurut Saiful Anam, tata kelola naskah dinas dan pengelolaan kearsipan di lingkungan IAIN Pekalongan belum sepenuhnya dilakukan dengan baik sesuai standar baku. Oleh karena itu, workshop ini adalah upaya untuk menyamakan persepsi dan pemahaman terhadap mekanisme dan prosedur penyusunan naskah dinas dan pengelolaan sistem kearsipan bagi tenaga kependidikan di lingkungan IAIN Pekalongan, tambahnya.

Lebih lanjut, Saiful Anam menyampaikan bahwa dalam merespon perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat dan tantangan perubahan zaman yang serba digital (elektronik) di era revolusi industri 4.0 ini, ke depan IAIN Pekalongan akan menerapkan model tata naskah dinas elektronik (TNDE) agar lebih akuntabel dan mudah dalam mengelola sistem kearsipannya. Adapun tujuan workshop ini adalah: 1) memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang teknik penyusunan naskah dinas dan pengelolaan arsip dinamis; 2) menjelaskan sistem dan model tata naskah dinas yang diterbitkan IAIN Pekalongan agar sesuai standar baku; 3) menertibkan pengelolaan arsip dinamis dan dokumentasi naskah; dan 4) menyelenggarakan tata kelola kelembagaan secara profesional, transparan, dan akuntabel dalam rangka mencapai kepuasan sivitas akademika dan pemangku kepentingan sesuai dengan misi IAIN Pekalongan yang ke-4.

Pembukaan workshop secara resmi dibawakan oleh Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag. Dalam sambutannya, Rektor mengucapkan terima kasih kepada Kepala Bagian Umum beserta jajarannya yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Workshop yang diselenggarakan selama 2 hari ini sangat penting bagi tenaga kependidikan (tendik), dimana tendik merupakan ujung tombak pelaksana tata kelola dan pelayanan administrasi penyelenggaraan pendidikan tinggi di IAIN Pekalongan. Rektor juga mengapresiasi upaya Kepala Bagian Umum dan jajarannya yang telah menginisiasi model tata naskah dinas elektronik (TNDE). Dengan TNDE, sistem tata kelola akan terkendali dan mampu menyeragamkan pola naskah dinas serta memudahkan pencarian arsip. “Semoga tahun 2021 penerapan TNDE ini bisa terwujud di IAIN Pekalongan,” harapnya.

Selanjutnya, Rektor menyampaikan bahwa tenaga kependidikan harus mampu memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan IAIN Pekalongan. Pemikiran, keterampilan dan inovasi di bidang tata usaha dan administrasi sangat diperlukan guna menunjang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Terlebih, IAIN Pekalongan sebentar lagi akan bertransformasi menjadi Universitas (UIN), maka peningkatan tata kelola harus diupayakan semaksimal mungkin. Dalam upaya memajukan IAIN Pekalongan, Rektor menekankan pada 3 (tiga) aspek peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, yaitu: 1) kualitas akademik melalui pengembangan pembelajaran dan Tri Dharma; 2) kualitas administrasi dan tata kelola kelembagaan; dan 3) kualitas networking untuk memperluas kerjasama dengan institusi terkait. Sementara dalam upaya memotivasi tenaga kependidikan, Rektor menyitir Q.S. al-Mujadalah: 58 tentang janji Allah SWT akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berlimu. Ilmu dalam hal ini bukan hanya pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan inovasi yang dapat membawa manfaat bagi institusi, terangnya.

Workshop kali ini menghadirkan 2 (dua) narasumber yang kompeten di bidang ketatausahaan, yaitu Ahmad Maulana, M.Pd. dengan materi tentang Sistem dan Teknik Penyusunan Tata Naskah Dinas dan Heri Wiharso, S.E. dengan materi tentang Tata Kelola dan Penataan Arsip Dinamis. Kedua narasumber merupakan fungsional arsiparis pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI. Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat guna antisipasi dan upaya pencegahan penyebaran Covid-19._(Humas_Bagian Umum)

 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…