Menteri Agama Lantik Rektor IAIN Pekalongan Periode 2021-2025

02 March 2021

Jakarta (2/3/2021) - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas melantik Rektor IAIN Pekalongan periode 2021-2025, Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag. Pelantikan ini dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan sejumlah Rektor PTKIN dan Pejabat Eselon II di lingkungan Kementerian Agama. Para Rektor yang turut dilantik oleh Menteri Agama pada kesempatan tersebut adalah Rektor IAIN Ponorogo, Rektor IAIN Metro, dan Rektor IAIN Lhoksumawe, sedangkan Pejabat Eselon II yang dilantik yakni Kepala Biro AAK UIN Banten, Kepala Biro AAK UIN Yogyakarta, Kepala Biro AAK UIN Jambi, dan Kakanwil Kemenag Prov. Banten.

Upacara pelantikan Rektor dan Pejabat Eselon II berlangsung di Hall Operation Room Gedung Kementerian Agama RI, Jl. Lapangan Banteng Barat 3-4, Jakarta. Hadir sebagai saksi dalam pelantikan ini adalah Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Nizar, M.Ag., dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, M.T. Beberapa pejabat pimpinan tinggi pratama dan madya di lingkungan Kementerian Agama RI serta para mantan Rektor dan pebajat di lingkungan PTKIN terkait juga terlihat hadir.

Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik. Menag berpesan kepada para Rektor dan Pejabat Eselon II terpilih agar melaksanakan amanat jabatan dengan bersungguh-sungguh dan sebaik-baiknya. “Mohon jauhi perbuatan dan perilaku korupsi, kolusi dan nepotisme, jauhi praktik-praktik transaksional dalam rotasi dan mutasi di lingkungan Kementerian Agama. Bahwa kepemimpinan yang amanah akan membawa keberkahan bagi saudara-saudara sekalian," jelas Yaqut.

Lebih lanjut, Menag juga menyampaikan bahwa mutasi dan rotasi dalam sistem birokrasi merupakan hal yang wajar guna meningkatkan dan menggali potensi setiap jabatan. “Kita harus mampu menghilangkan mitos birokrasi, bahwa semakin lama menjabat akan semakin hebat. Realitanya, justru yang terjadi adalah sebaliknya. Yakni, semakin lama menjabat akan mengakibatkan kejenuhan, pudarnya inovasi dan kurangnya semangat perubahan,” tegasnya.

Secara khusus, Menag berpesan kepada para Rektor terpilih agar PTKIN yang dipimpinnya mampu melahirkan intelektual yang berkarakter dan sadar akan tanggung jawab moralnya sebagai intelektual umat dan bangsa. “Hendaknya, PTKIN tidak hanya sekadar mencetak sarjana berijazah, melainkan juga harus bisa melahirkan sarjana yang memiliki kepedulian sosial dan moral, sarjana yang agamawan dan agamawan yang sarjana,” pungkasnya.

Upacara pelantikan sejumlah Rektor dan Pejabat Eselon II di lingkungan Kemenag diakhiri dengan doa dan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari Menag dan jajarannya kepada para Rektor dan pejabat yang dilantik. Secara umum, acara berjalan dengan khidmat dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan guna pencegahan Covid-19._(Humas_Bagian Umum)

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…