Wujudkan IAIN Pekalongan Sebagai Kampus Islam Moderat, Anti Kekerasan: PSGA Launching Unit Layanan Terpadu "SETARA"

18 March 2021

Bertempat di Ruang Meeting FEBI lantai 3, PSGA gelar launching Unit Layanan Terpadu “SETARA” yang diresmikan secara langsung oleh Dr. Suwendi, M.Ag. dari DIKTIS Kemenag, Jakarta, Selasa (16/3). Dalam sambutannya beliau menjelaskan bahwa komitment menekan angka kekerasan terhadap perempuan telah menjadi amanat Undang-Undang. Kementerian Agama menjalin kerjasama dengan Komnas Perempuan dalam untuk mendukung regulasi yang lebih terstruktur dan sistematis.

Keseriusan Kementerian Agama tersebut diiwujudkan dalam lahirnya SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5494 Tahun 2019 tentang Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. SK ini bukan hanya memberikan pedoman pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual, namun juga memberikan semangat para pegiat anti kekerasan seksual untuk bekerja lebih massif lagi, khususnya di Perguruan Tinggi.

Masih menurut Suwendi, menyatakan bahwa komitment anti kekerasan terhadap perempuan juga selaras dengan program Moderasi Beragama yang di usung oleh Kementerian Agama saat ini. Bahwa ada 4 indikator keberagamaan yang moderat yaitu komitment kebangsaan, toleransi, penerimaan terhadap tradisi dan anti kekerasan. Indikator keempat “anti Kekerasan” ini mengandung maksud menolak tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan dalam mengusung perubahan yang diinginkan, termasuk dalam hal ini adalah kekerasan berbasis gender, tutur Suwendi.  Beliau mengapresiasi yang setinggi-tingginya terhadap IAIN Pekalongan yang telah memiliki komitment kuat dalam mengusung kampus islam moderat, anti kekerasan dan mengawal terbitnya regulasi ini serta melaunching unit layanan terpadu pada hari ini, pungkasnya.

Sebagai unit di bawah Kementerian Agama, IAIN Pekalongan tentunya menyambut gembira dengan adanya aturan ini. Sejak tanggal 23 Desember 2020, Rektor IAIN Pekalongan telah mengesahkan SK nomor 773 Tahun 2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus dan SK nomor 774 Tahun 2020 tentang Standar Operasional Prosedur  Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus. Kedua SK ini menjadi pijakan dalam melangkah mewujudkan kampus responsive gender dan zero tolerance terhadap kekerasan berbasis gender. Implementasi dari kedua SK tersebut adalah pendirian Unit Layanan Terpadu sebagaimana tertuang dalam  SK Rektor nomor 775 Tahun 2020.

Sebelum dilakukan peresmian oleh DIKTIS Kemenag, Ketua ULT sekaligus Kepala PSGA IAIN Pekalongan, Ningsih Fadhilah menuturkan bahwa Unit Layanan Terpadu yang disingkat dengan ULT ini merupakan unit layanan terpadu IAIN Pekalongan yang konsen pada pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di kampus, berkedudukan dibawah Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) LP2M IAIN Pekalongan. ULT ini memberikan layanan interdisipliner, meliputi layanan medis/kesehatan, layanan konseling dan psikososial, layanan keagamaan serta layanan bantuan hukum. Tim ULT ini terdiri dari berbagai dosen interdisipliner dengan beragam bidang ilmu dari unit-unit layanan di IAIN Pekalongan di antaranya Poliklinik, Laboratorium Bimbingan dan Penyuluhan Islam, Laboratorium tasawuf dan Psikoterapi yang berada di bawah fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah serta Layanan Bantuan Hukum(LBH) fakultas syariah.

Lebih lanjut lagi, tutur Ningsih, bahwa ULT ini dalam setiap langkahnya memegang prinsip kesetaraan dan keadilan gender, non diskriminasi, dan memiliki keberpihakan terhadap korban sebagaimana namanya “SETARA”, disamping itu nama “SETARA” juga mengandung makna tersirat “Sahabat Setia Merajut Asa”. Besar harapannya bahwa dengan adanya ULT ini mampu membersamai seluruh warga kampus dalam merajut asa, menggapai cita dan cinta dengan nilai-nilai dasar anti kekerasan. Program ULT “SETARA” ini meliputi pencegahan, pemulihan dan penindakan pelaku. Di bidang pencegahan ULT ini memiliki program edukasi dan kampanye anti kekerasan berbasis gender yang terintegrasi dalam tridharma perguruan tinggi baik di bidang pendidikan, penelitian/riset dan publikasi serta pengabdian kepada masyarakat. Sasaran layanan ULT diperuntukkan kepada segenap warga kampus, baik dosen/pendidik, tenaga kependidikan, pegawai, staff, satpam, OB dan lain-lain, seluruhnya baik itu pegawai tetap maupun tidak tetap di IAIN Pekalongan.

Diakhir sambutannya, Ningsih menuturkan bahwa ULT membuka layanan offline dan online, silahkan dapat mengakses melalui email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it., FB: https://www.facebook.com/ultsetara.iainpkl, dan IG: https://www.instagram.com/psga_iainpkl/. Atau hubungi melalui kontak person (WA) kepada Ningsih Fadhilah (0857 4205 2633) dan Ria Anisatus Sholihah, M.S.A. (0813 3331 9044). Atau langsung mendatangi sekretariat ULT “SETARA”, Kantor PSGA LP2M IAIN Pekalongan, d.a Gedung Terpadu, Jalan Rowolaku KM.5 Kajen Pekalongan 51161.

Acara dilanjutkan memutar video profil ULT “SETARA” dan penandatanganan peresmian ULT “SETARA” oleh Dr. Suwendi, M.Ag. dari DIKTIS Kemenag, Jakarta. Salam SETARA, Semangat Tangguh dan Sejahtera._(LP2M)

 

 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…