Staf Ahli Menteri Agama Dukung Penuh Transformasi IAIN Pekalongan Menjadi UIN

09 November 2021

Pekalongan (11/09) – Dalam rangka mendukung percepatan transformasi kelembagaan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan adakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Transformasi IAIN menjadi UIN Pekalongan dalam Perspektif Badan Layanan Umum” pada Senin, 8 November 2021. Bertempat di Ruang Sidang Lt. 3 Gedung Rektorat Kampus I IAIN Pekalongan, kegiatan FGD ini menghadirkan narasumber kepercayaan Menteri Agama RI, yakni Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag yang menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Ditemui dilokasi acara, Rektor IAIN Pekalongan Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., mengungkapkan bahwa IAIN Pekalongan telah melakukan berbagai akselarasi guna percepatan proses transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). “Seminggu yang lalu kami sudah membahas transformasi kelembagaan bersama Kementerian PAN dan RB, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Sekretariat Negara, dan Kementerian Keuangan dalam rangka percepatan alih status dari IAIN menjadi UIN, semoga tidak ada kendala dan kami berharap tahun 2022 nanti Perpres-nya turun,” ungkap Rektor. Berkenaan dengan proses transformasi tersebut, IAIN Pekalongan mengusulkan nama UIN K.H. Abdurrahman Wahid untuk digunakan sebagai nama resmi kampus, tambahnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Kementerian Agama Republik Indonesia Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag dalam paparannya mengutarakan dukungannya terhadap proses transformasi IAIN Pekalongan menjadi UIN. “Saya melihat upaya IAIN Pekalongan bertransformasi menjadi UIN sudah maksimal, karenanya saya mendukung penuh percepatan alih status menjadi UIN,” ungkap Rokhmad. Dalam perspektif Badan Layanan Umum (BLU), Rokhmad memaparkan bahwa alih status bukan sekedar perubahan nomenklatur saja melainkan perubahan mindset dalam mengelola kampus. Perubahan status kelembagaan harus dibarengi dengan persiapan pengelolaan keuangan berbasis BLU “Bahwa kampus hari ini harus ada visi entrepreneurship yang di dalamnya perlu menggandeng unsur wiraswasta dan perusahaan,” jelas Rokhmad.

Dengan melihat kesiapan IAIN Pekalongan menjadi UIN, Rokhmad menambahkan pesan kepada masyarakat agar tidak ragu dengan IAIN Pekalongan sebagai pilihan dalam melanjutkan pendidikan pada perguruan tinggi. “IAIN Pekalongan sebentar lagi akan menjadi UIN, oleh karena itu saya mengajak orang tua atau calon mahasiswa jangan ragu untuk kuliah dan mencari informasi tentang IAIN/UIN Pekalongan ini dan ke depan IAIN/UIN Pekalongan akan membuka prodi-prodi umum yang dibutuhkan masyarakat. Untuk itu, Mari kuliah di IAIN/UIN Pekalongan,” tutupnya.

Selain dihadiri Rektor dan jajaran Wakil Rektor, kegiatan FGD juga turut dihadiri para pimpinan di lingkungan IAIN Pekalongan. Demikian pula untuk memahami proses dan langkah-langkah percepatan transformasi menuju UIN, Tim Ahli Status ikut serta dan menyimak dengan tuntas FGD ini.


 Reporter  : Anik Maghfiroh

Editor       : Dimas Prasetya

Redaktur  : Humas Bagian Umum

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…