Redesain Kurikulum Merdeka Belajar, FUAD IAIN Pekalongan Undang Pakar UGM

23 November 2021

Pekalongan (23/11) – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Pekalongan adakan Workshop “Redesain Kurikulum Menyongsong Era Merdeka Belajar Kampus Merdeka” pada tanggal 22-23 November 2021. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Rektorat lt.3 Kampus Panjang dan menghadirkan narasumber dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta Prof. M. Mukhtasar Syamsuddin Ph.D of Arts.

Dalam laporannya, Dr. Amat Zuhri, M.Ag selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan  sekaligus penanggung jawab acara menyampaikan dalam penerapan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) nantinya mahasiswa akan diberikan keleluasaan dalam proses belajar dengan melakukan kegiatan di luar kelas. Konsep tersebut akan menjadi dasar bagi mahasiswa untuk lebih bersosialisasi dengan lingkungan di luar kelas. “Jadi apakah nantinya mahasiswa secara tidak langsung akan diajak untuk belajar caranya hidup di lingkungan masyarakat itu akan kita bahas pada workshop kali ini,” ungkap Zuhri.

Lebih lanjut, Zuhri mengungkapkan kebijakan MBKM bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa dalam memasuki dunia kerja. Ketika mahasiswa lulus dan bersiap masuk dunia kerja, maka ia telah memiliki persiapan dan bekal yang matang. Tujuan dari penerapan kampus merdeka, tutur Zuhri adalah agar mahasiswa nantinya memiliki berbagai pengetahuan dan keterampilan yang  langsung dapat diaplikasi di dunia kerja.

Sementara itu, dalam sambutan pembukaan acara, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Dr. Sam`ani, M.Ag mengapresiasi pelaksanaan Workshop Redesain Kurikulum ini. Menurutnya, kurikulum sangat penting dalam pendidikan dan harus relevan dengan perkembangan zaman. Kurikulum tidak boleh statis, tetapi harus terus mengimbangi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi itu sendiri. Karakteristik perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat merupakan tantangan yang harus dihadapi dunia pendidikan.

“Seiring dengan tema yang sedang banyak diperbincangkan di berbagai forum maupun kegiatan lain, yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka, nantinya workshop ini akan berfokus pada kurikulum yang mengarah dengan tema tersebut agar kampus kita, terutama Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah ini tidak tertinggal zaman,” tutur Sam’ani. Ia menambahkan bahwa pembaruan atau redesain kurikulum sangat penting sebagai salah satu kriteria akreditasi prodi dan fakultas. Menanggapi kebijakan MBKM oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, maka kegiatan redesain kurikulum ini diselenggarakan dengan tujuan akhir untuk meningkatkan pembelajaran yang lebih berkualitas.


Reporter    : Widiya Tri Handayani

Editor        : Dimas Prasetya

Redaktur    : Humas Bagian Umum

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…