IAIN Pekalongan Gelar Seminar Moderasi Beragama dalam Perspektif Masyarakat Multikultural

20 December 2021

(20/12) – IAIN Pekalongan sukses gelar seminar moderasi beragama dengan tema 'Pengembangan Moderasi Beragama di Tengah Masyarakat Multikultural' pada Kamis, 16 Desember 2021. Bertempat di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Kampus 2, acara seminar dimulai pukul 09.00 s/d 12.00 WIB.

Acara seminar menghadirkan empat narasumber yang berasal dari Indonesia Timur, yaitu: Ketua MUI Kab. Kaimana Papua Barat K.H. Muh. Zein Farisa, Wakil Bupati Kaimana Papua Barat Hasbullah Furuada S.P., Dewan Adat Kaimana Papua Barat Safar M. Furuada dan Tenaga Ahli Otonomi Khusus Desk Papua Bappenas Drs. Moksen Idris Sirfefa. Tiga narasumber hadir dan menyampaikan materi secara luring sedangkan satu narasumber menyampaikan materi secara daring.

Dalam acara tersebut, turut hadir pula Dekan FEBI Dr.Hj. Shinta Dewi Rismawati, S.H. M.H., Dekan Fakultas Syariah Dr. H. Akhmad Jalaludin, M.A., Dekan FUAD Dr. H. Sam'ani M.Ag., mahasiswa IAIN Pekalongan yang berasal dari Papua, NTT, dan perwakilan mahasiswa dari berbagai jurusan serta organisasi mahasiswa. Para peserta khidmat menyimak seminar moderasi beragama hingga acara berakhir.

Dalam sambutan pembukaan acara, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. H. Muhlisin, M.Ag menyebut seminar moderasi beragama dengan tema masyarakat multikultural sangat menarik dan penting untuk dilaksanakan. "Seminar ini sangat menarik karena kita akan membahas dan berbincang terkait moderasi beragama secara langsung dengan perwakilan dari masyarakat yang multikultural baik dari segi budaya maupun agama,” tutur Muhlisin.

Muhlisin menambahkan seminar ini juga bertujuan untuk memahami secara utuh bagaimana moderasi beragama melalui perspektif budaya Papua baik dalam konteks akademis dan nonakademis. "Melalui seminar ini kita dapat memahami secara khusus bagaimana moderasi beragama terutama melalui Papua yang masyarakatnya multikultural dan beragam agamanya tetapi dapat hidup rukun berdampingan," lanjutnya.

Muhlisin berharap, melalui kegiatan ini IAIN Pekalongan mendapatkan ilmu pengetahuan secara langsung dari narasumber yang hadir dan dapat menerapkannya di kehidupan yang multikultural. “Jika selama ini yang didapat hanya ilmu melalui artikel-artikel ataupun video dari internet, maka saat ini IAIN Pekalongan berhasil mengadakan seminar yang narasumbernya adalah orang-orang yang mengalami dan menerapkan langsung moderasi beragama di tengah masyarakat kultural,” pungkasnya.


Reporter    : Widiya Tri H.

Editor        : Dimas Prasetya

Redaktur    : Humas Bagian Umum

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…