Direktur Pascasarjana Dikukuhkan sebagai Guru Besar Pertama IAIN Pekalongan

23 December 2021

Pekalongan (23/12) – Institut Agama Islam Negeri Pekalongan (IAIN) Pekalongan melaksanakan pengukuhan guru besar pertama yaitu Prof. Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M. Ag., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Fiqh. Prof. Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M. Ag., saat ini menjabat sebagai Direktur Pascasarjana IAIN Pekalongan Periode 2021-2025.

Acara pengukuhan guru besar dipimpin langsung oleh Ketua Senat IAIN Pekalongan Akhmad Zaeni M.Ag., pada Rabu, 22 Desember 2021 di gedung Fakultas Syariah. Acara pengukuhan guru besar dihadiri langsung oleh keluarga besar Prof. Dr. H. Ade Dedi Rohayana, Rektor IAIN Pekalongan, para wakil rektor, para dekan, ketua unit/lembaga dan beberapa pimpinan perguruan tinggi yang ada di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Pada kesempatan yang bersejarah ini, Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Zaenal Mustakim M. Ag., menyampaikan bahwa momen pengukuhan sebagai pemicu dan motivasi untuk para dosen untuk tetap semangat dan maksimal dalam menjalankan tugasnya. “Saya ucapkan selamat kepada Prof. Ade dengan pengukuhan ini diharapkan menjadi pemicu serta motivasi agar para dosen dan segenap sivitas akademika IAIN Pekalongan untuk tetap semangat dengan melihat perjuangan Prof. Ade dari zero to hero hingga sekarang bisa menjadi profesor pertama di IAIN Pekalongan,” tutur Rektor dalam sambutan acara.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr. H. Ade Dedi Rohayana M. Ag., menyampaikan pidato pengukuhan guru besar dengan judul Koneksitas Trilogi Fiqh. “Memahami fiqh yang baik adalah dengan cara memahami metode penggaliannya, yaitu ushul fiqh, dan juga memahami pedoman penerapannya, yaitu kaidah fiqh. Fiqh akan sulit dipahami tanpa kedua ilmu ini, tidak hanya sekadar tidak bisa menggali fiqh, tetapi juga tidak dapat menerapkan fiqh dengan benar. Oleh karena itu, ketiga keilmuan ibarat mata rantai yang tidak dapat dipisahkan,” jelas Prof. Ade.

Prof. Ade menambahkan, dengan adanya prosesi pengukuhan guru besar ini diharapkan mampu memberikan kontribusi keilmuan, pengembangan pengetahuan, pengembangan konsep untuk kemajuan IAIN Pekalongan yang sebentar lagi akan beralih status menjadi UIN. “Semoga ini juga dapat memberi semangat dan motivasi untuk para dosen untuk meraih gelar guru besar walaupun banyak hal yang harus dilalui,” pungkas Prof. Ade.


Reporter    : Widiya Tri Handayani

Editor        : Dimas Prasetya

Redaktur    : Humas Bagian Umum

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…