Print this page

IAIN Pekalongan Gelar Workshop Implementasi SKPI Tahun 2020

03 December 2020

Pekalongan (3/12) – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan menggelar Workshop Implementasi Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) selama dua hari, Rabu – Kamis, 2 – 3 Desember 2020, bertempat di Ballroom Hotel Sahid Mandarin Pekalongan. Peserta workshop berjumlah 70 orang yang berasal dari semua unsur pimpinan dan staf akademik di semua fakultas, pascasarjana, lembaga dan unit kerja di lingkungan IAIN Pekalongan. Pembukaan kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan-sambutan dan ditutup dengan do'a sebagai pamungkas opening ceremony.

Laporan kegiatan disampaikan oleh Ketua Panitia, Atin Muyassaroh, S.Ag. yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan. Dalam laporannya, Atin (sapaan akrabnya) menyampaikan bahwa SKPI merupakan dokumen yang memuat informasi tentang pencapaian akademik atau kualifikasi dari lulusan pendidikan bergelar. Workshop Implementasi SKPI ini diselenggarakan guna memenuhi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 Tahun 2014 tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi dan Sertifikat Profesi Pendidikan Tinggi. Dalam regulasi tersebut, setiap lulusan wajib diberikan informasi mengenai kompetensi akademik dan keterampilan tertentu berupa Surat Keterangan sebagai tambahan informasi kualifikasi lulusan sebagaimana yang sudah tercantum di dalam Ijazah dan Transkrip Nilai, terangnya.

Sambutan sekaligus pembukaan secara resmi disampaikan oleh Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag. Dalam sambutannya, Rektor mengucapkan terima kasih kepada Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan beserta jajarannya yang telah menyelenggarakan kegiatan workshop ini. Kegiatan ini sangat penting untuk mengkader dan menyiapkan keterampilan mahasiswa dalam rangka menyongsong masa depan yang lebih baik. Lebih lanjut, Dr. Ade mengingatkan bahwa sebagai pengelola kampus, pimpinan memiliki tanggung jawab menyiapkan kader lulusan yang kompeten di bidangnya, siap bekerja dan mengabdi serta berjiwa mandiri sebagai generasi penerus bangsa dengan meningkatkan keterampilan dan kemampuannya. Era revolusi industri 4.0 menuntut kompetensi setiap lulusan, bukan sekedar teori tetapi juga skill sangat dibutuhkan karena dunia kerja menuntut kompetisi untuk memperebutkan lapangan pekerjaan. Oleh karenanya, melalui workshop ini kita bersama-sama memikirkan kompetensi soft skill yang dibutuhkan mahasiswa pada dunia kerja, agar lulusan memiliki kecerdasan intelektual, spiritual dan emosional yang bagus. Perguruan tinggi tidak boleh meluluskan mahasiswanya jika belum dibekali dengan berbagai keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan masyarakat, pungkasnya.

Workshop selama 2 (dua) hari ini menghadirkan narasumber pakar yaitu Rektor IAIN Pekalongan Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag. sebagai keynote speaker, Wakil Rektor I UIN Sunan Ampel Surabaya, Dra. Wahidah Zein Siregar, M.A, Ph.D., Kasubdit Akademik Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Dr. Mamat S. Burhanuddin dan tim dari Microsoft. Secara umum kegiatan berjalan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19._(Humas_Bagian Umum)

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…