Dosen dan Tendik Kampus 1 IAIN Pekalongan Divaksinasi Covid-19 Dosis 2

08 April 2021

Pekalongan (8/4) – Setelah dua pekan sebelumnya dilaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis satu, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan melanjutkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis dua kepada 150 dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang bekerja di wilayah kampus I IAIN Pekalongan, Jl. Kusumabangsa No. 9 Kota Pekalongan. Kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis 2 ini diselenggarakan pada Kamis (8/4/2021) bertempat di Auditorium Kampus I IAIN Pekalongan. 

Kegiatan vaksinasi dosis dua ini kembali difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Pekalongan dan sebagai pelaksana lapangan dilakukan oleh tim dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kraton Pekalongan. Total personil dari tim RSUD Kraton Pekalongan yang terlibat sebanyak 16 orang yang terdiri dari tim dokter dan tenaga medis. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, acara berlangsung dengan tertib dan lancar. Para peserta penerima vaksin hadir secara bergantian dengan wajib memakai masker, tanpa berkerumun dan tetap menjaga jarak yang aman sesuai prosedur pencegahan penyebaran Covid-19. 

Ketua Tim Vaksinasi RSUD Kraton Pekalongan, dr. Rosita menyampaikan urgensi dari kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis dua adalah untuk menyempurnakan pembentukan antibodi bagi tubuh penerima vaksin. “Antibodi ini sebenarnya terbentuk paling cepat dua minggu setelah vaksin tahap dua, umumnya antara dua minggu hingga empat minggu dengan proses masing-masing orang berbeda,” jelasnya. Kemudian dr. Rosita mengingatkan selama proses pembentukan antibodi tersebut, agar para penerima vaksin semaksimal mungkin mengurangi bepergian dan menghindari acara yang dihadiri banyak orang.

Lebih lanjut, dr. Rosita menambahkan bahwa para dosen dan tendik penerima vaksinasi dosis dua dapat menjalankan aktivitas sebagaimana biasanya dengan normal, dan memastikan istirahat yang cukup serta menjaga asupan makanan bergizi. “Makan tetap normal seperti biasa, bagi para penerima vaksinasi yang merasa tidak fit boleh menambah konsumsi vitamin guna menguatkan imunitas tubuh,” ungkapnya. Walau sudah divaksinasi dosis dua, dr. Rosita tetap menghimbau kepada para dosen dan tendik untuk selalu hidup sehat dan menjaga pola hidup yang seimbang agar imunitas tubuh selalu terjaga.

Sementara itu, Rektor IAIN Pekalongan Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag. ditemui pasca penyuntikan Vaksin Covid-19 dosis dua mengungkapkan kelegaannya atas terselenggarannya vaksinasi Covid-19 dosis dua sebagai penyempurnaan dari rangkaian vaksinasi Covid-19. Rektor menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini sebagai persiapan dalam menyongsong pembelajaran tatap muka (PTM). “Diharapkan setelah penyuntikan dosis dua ini, akan terjadi herd immunity atau kekebalan kelompok secara bersama-sama dan semoga ke depan keluarga besar IAIN Pekalongan terhindar dari virus corona dan tentu saja kita semakin siap dalam melaksanakan PTM,” tutur Rektor.

Rektor IAIN Pekalongan menambahkan meskipun telah dilaksanakan vaksinasi dosis dua bukan berarti para dosen dan tendik di lingkungan IAIN Pekalongan bisa beraktivitas bebas dan bepergian tanpa melaksanakan protokol kesehatan. “Karena memang vaksin ini menurut informasi tidak membuat 100% bebas dari terjangkit Covid-19, karena itu kita harus tetap berhati-hati dan selalu melaksanakan 5M sebagai protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari bepergian dan menjauhi kerumunan”, pungkas Rektor.

 


Penulis    :  Dimas Prasetya

Editor      :  Saiful Anam

Redaktur :  Humas Bagian Umum

 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…