Hasil Audit Tim Itjen Kemenag RI, IAIN Pekalongan Berkinerja Baik

29 April 2021

Pekalongan (29/04) — Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia melakukan audit kinerja di lingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan sejak 19 s.d 28 April 2021. Setelah 12 hari melakukan audit, tim auditor Itjen Kemenag menggelar ekspose hasil audit kinerja pada Rabu, 28 April 2021.

Bertempat di Ruang Sidang Lantai 3 Gedung Rektorat Kampus I IAIN Pekalongan, acara ekspose hasil audit dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Acara ekspose hasil audit kinerja ini dihadiri langsung oleh Rektor IAIN Pekalongan beserta jajaran pimpinan di lingkungan IAIN Pekalongan.

Purnomo Mulyosaputro selaku pengendali teknis pelaksanaan audit, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tim auditor Itjen Kemenag telah melakukan audit dengan membedah seluruh dokumen yang diperlukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Dokumen yang disajikan telah diperiksa secara seksama dan dicocokkan kesesuaiannya dengan indikator audit. Purnomo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor beserta jajarannya yang telah proaktif dalam menyajikan dokumen yang dibutuhkan. “Tanpa dukungan dan sikap proaktif dari seluruh pemangku jabatan di lingkungan IAIN Pekalongan, tentu pelaksanaan audit ini tidak akan berjalan lancar dan bahkan tidak bisa menyimpulkan kinerja IAIN Pekalongan,” ucap Purnomo.

Acara dilanjutkan dengan paparan hasil audit kinerja yang disampaikan langsung oleh Ketua Tim Auditor, Lutfi Anjayani. Dalam paparan awal, Lutfi Anjayani menyampaikan bahwa secara umum hasil audit di IAIN Pekalongan sudah baik, namun dengan beberapa catatan yang perlu dibenahi. Di antara catatan hasil telaah tim auditor yakni implementasi SOP (Standar Operasional Prosedur), uraian jabatan dan analisis beban kerja, rasio perbandingan dosen dengan mahasiswa, penatalaksanaan Barang Milik Negara (BMN), monitoring dan evaluasi kinerja, serta kegiatan kemahasiswaan. “Namun demikian, catatan tersebut masih tergolong minor yang secara prinsip tidak mengganggu capaian kinerja IAIN Pekalongan,” ungkap Lutfi Anjayani.

Lebih lanjut, Lutfi Anjayani memaparkan sasaran aspek audit dan pengukuran terhadap kualitas kinerja di IAIN Pekalongan. Terdapat 36 (tiga puluh enam) aspek audit yang dapat dikelompokkan menjadi 8 unsur, yaitu: 1) penyusunan, pengelolaan dan pengendalian program kerja dan anggaran; 2) pengelolaan pegawai, pembinaan karir, pembangunan citra dan tatalaksana; 3) kurikulum, pembelajaran, akreditasi dan standar pendidik; 4) standar sarana dan prasarana (sarpras) pembelajaran, perpustakaan, laboratorium dan sarpras lainnya; 5) penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; 6) penerimaan mahasiswa baru, pengelolaan kemahasiswaan dan alumni, dan administrasi akademik; 7) evaluasi dan laporan kinerja, pencapaian target kinerja dan pelaksanaan reformasi birokrasi; dan 8) hasil survey kinerja.

Sementara itu, kualitas kinerja diukur dengan melihat tiga aspek utama yakni aspek ekonomis, aspek efisiensi dan aspek efektivitas. Hasil pengukuran kualitas kinerja IAIN Pekalongan menunjukkan penilaian yang sudah baik. Aspek ekonomis dalam pengelolaan anggaran memperoleh nilai 82,50, aspek efisiensi dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pelaporan memperoleh nilai 80,02, dan pada aspek efektivitas dalam pencapaian hasil (outcome) memperoleh nilai 60,07. Adapun total skor capaian kinerja memperoleh nilai 79,03 dengan predikat “Baik”. “Dengan demikian, perolehan nilai Baik ini menandakan bahwa pengelolaan pendidikan tinggi di IAIN Pekalongan masih dalam batas normal dan wajar, namun masih diperlukan perbaikan dan peningkatan tata kelola,” tutup Lutfi.

Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., dalam sambutan ekspose menuturkan bahwa hasil audit kinerja oleh Itjen Kemenag merupakan cambuk bagi IAIN Pekalongan untuk senantiasa meningkatkan kinerja. Rektor menyadari meskipun IAIN Pekalongan selama ini telah bekerja dengan maksimal, tentu tidak terlepas dari kekurangan yang ada. Rektor juga berjanji akan melaksanakan rekomendasi dan catatan hasil audit dan segera melakukan percepatan program guna perbaikan tata kelola. “Dengan audit, kita dapat mengetahui kekurangan dan kelemahan kita dalam mengelola institusi pendidikan tinggi. Insya Allah secepatnya kita akan lakukan perbaikan dan penataan segala aspek,” tutur Rektor.

Acara ekspose hasil audit kinerja diakhiri dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan hasil dari tim auditor Itjen Kemenag kepada Rektor IAIN Pekalongan. Sebagai dokumentasi kegiatan dan tanda keharmonisan, acara ditutup dengan foto bersama tim auditor Itjen Kemenag dengan Rektor IAIN Pekalongan beserta jajarannya. 

 


Reporter : Saiful Anam
Editor     : Dimas Prasetya
Redaktur : Humas Bagian Umum

 

 

 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…