Rakor Warek Bidang Kemahasiswaan, Perkuat Akses dan Kompetensi Mahasiswa

30 April 2021

Pekalongan (30/4) - Dalam rangka pelaksanaan program kemahasiswaan Tahun 2021, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) menyelenggarakan rapat koordinasi (Rakor) kegiatan kemahasiswaan di Serpong Tangerang pada tanggal 26-28 April 2021. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Wakil Rektor/Pembantu Ketua Bidang Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ini dilaksanakan dalam suasana pandemi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tidak terkecuali Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Pekalongan, Dr. H. Muhlisin, M.Ag juga hadir pada kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan ini dibahas terkait program kemahasiswaan tahun 2021, diantaranya adalah Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN), Olympiade Agama Sains dan Riset (OASE), penguatan mutu mahasiswa dalam rangka pengabdian masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, pelatihan instruktur moderasi beragama bagi mahasiswa dan yang terahir program beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) rekruitmen baru.

Pemerintah melalui Kementerian Agama RI dipercaya mengelola  program beasiswa yang sebelumnya dinamakan beasiswa Bidikmisi yang dikelola dari tahun 2011, dan ini merupakan cikal bakal dari kebijakan program KIP Kuliah. Kebijakan ini berupa bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan SMA/sederajat yang memiliki potensi akademik baik, tetapi memiliki keterbatasan ekonomi. Perlu dipastikan juga, bahwa penyelenggaraan KIP Kuliah berbasis specific targeted groups untuk mengatasi persoalan kesenjangan di pendidikan tinggi yang masih cukup besar, sekaligus sebagai bentuk keberpihakan bagi perluasan akses pendidikan masyarakat miskin.

Perlu diketahui, pada jenjang pendidikan tinggi program beasiswa KIP Kuliah itu sendiri dimulai pada tahun 2020. Dan ada beberapa catatan penting, diantaranya adalah program ini sejalan dengan amanah UUD 1945 dan UU No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, termasuk kebijakan pembangunan inklusif dan prinsip keadilan dalam layanan pendidikan (equity and equality of education), perlu dipastikan bahwa program ini tepat sasaran dimana penerima adalah dari kelompok masyarakat miskin dan memiliki prestasi akademik baik, perlu dipastikan juga bahwa pelaksanaan program KIP Kuliah di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) sudah tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat manfaat, serta perlu pengembangan tracer study lulusan PTK sebagai bahan evaluasi kinerja pendidikan tinggi dan input bagi pengembangan kebijakan peningkatan mutu perguruan tinggi.

Program beasiswa KIP Kuliah ini bertujuan untuk meningkatkan akses pada pendidikan tinggi, sehingga calon mahasiswa kurang mampu memiliki masa depan yang lebih baik dengan tetap mau belajar dan dapat kuliah, meningkatkan motivasi belajar, menjamin keberlangsungan studi dan melahirkan lulusan yang berkarakter.

Persyaratan penerima KIP Kuliah itu sendiri antara lain adalah merupakan mahasiswa baru lulusan MA/MAK/Diniyah Formal/SMA/sederajat angkatan Tahun 2018, 2019, dan 2020, memiliki keterbatasan ekonomi tetapi memiliki potensi akademik baik  yang didukung bukti dokumen yang sah, mahasiswa yang terdampak Covid-19 dikarenakan status orang tua/wali meninggal dunia dan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), tidak terlibat dan atau terindikasi mengikuti kegiatan/organisasi yang bertentangan dengan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibuktikan dengan penandatanganan pakta integritas, serta sanggup tidak menikah selama menerima program KIP Kuliah ini.

IAIN Pekalongan berharap, bagi masyarakat luas khususnya masyarakat kurang mampu dan memiliki prestasi akademik baik, bisa mengakses program KIP Kuliah ini sehingga kesempatan pendidikan tinggi tidak lagi hanya dapat dirasakan oleh masyarakat kelas atas. Hal ini sebagai wujud keberpihakan terhadap masyarakat kurang mampu agar bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…