Narasumber Program KIIS Seri Ke-33, Rektor IAIN Pekalongan Sampaikan Empat Hal

05 May 2021

Pekalongan (5/5) – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan, Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag. menjadi salah satu narasumber dalam program Kreatif, Inspiratif, Inovatif, dan Solutif (KIIS) Jadi ASN Solutif dengan tema “ASN (Aparatur Sipil Negara), Integritas, Optimalisasi Kinerja dan Layanan Publik” secara virtual melalui zoom meeting pada Rabu (5/5/2021). Program KIIS merupakan forum diskusi yang digelar secara rutin oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) RI setiap Rabu, pukul 09:00-10:30 WIB dengan melibatkan seluruh ASN pada unit kerja di bawah naungan Kemenag di seluruh Indonesia.

Pada program KIIS seri ke-33 ini, Dr. Zaenal menuturkan, setidaknya ada empat hal yang perlu diperhatikan oleh ASN untuk menjunjung tinggi nilai integritas, optimalisasi kinerja dan layanan publik. Pertama, seorang ASN berfungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa. Fungsi ini termaktub dalam Pasal 10 Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. “Kita sebagai ASN harus bekerja dengan sepenuh hati, bukan sepenuh gaji untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” imbaunya. 

Kedua, Rektor menyebut bahwa ASN solutif harus mampu bekerja sama dengan baik. “Dalam bekerja, tidak ada yang menjadi superman atau superwoman, yang ada adalah superteam,” tegas Dr. Zaenal. Untuk merealisasikan superteam secara maksimal, diperlukan teamwork yang kuat, sehingga ASN harus belajar bersama dan bekerja sama sebagai sebuah tim yang solid. “Teamwork merupakan akronim dari Together (bersama-sama), Excellent (unggul), Achieving (pencapaian), Moving forward (bergerak maju), Wisdom (kebijaksanaan), Optimism (keoptimisan), Rising (peningkatan), dan Knowledge (pengetahuan),” terangnya. 

Ketiga, berkaitan dengan integritas dan optimalisasi kinerja ASN, Rektor menjelaskan bahwa terdapat tujuh indikator integritas, yaitu: kejujuran, tanggung jawab, komitmen, keselarasan antara ucapan dan tindakan, kepatuhan terhadap peraturan dan undang-undang, kemampuan dalam bekerja sama, serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. “Untuk menjadi smart, ASN harus meningkatkan entrepreneurship, sikap integratif, nasionalisme, wawasan global, kemampuan IT dan bahasa asing, hospitality, dan networking,” lanjut Dr. Zaenal ketika mendeskripsikan optimalisasi kinerja ASN. 

Keempat, Rektor menjabarkan bagaimana peran ASN sebagai pelayan publik. Menanggapi peran ini, ASN perlu memahami mata rantai produktivitas kerja yang dimulai dari emotional quotient (kecerdasan emosional), mental-attitude (sikap-mental), behavior (tingkah laku), interpersonal relation (hubungan antarpersonal), chemistry, sinergi dalam teamwork, hingga produktivitas kerja. “Ada beberapa skill yang perlu dimiliki supaya kinerja ASN menjadi lebih produktif, yaitu pengelolaan emosi diri, motivasi diri, networking dan social skill yang baik, serta chemistry atau rasa cinta terhadap pekerjaan,” tutup Rektor dalam paparannya. 

Program KIIS Jadi ASN Solutif kali ini juga diisi narasumber lain yaitu Dr. H. Iqbal, M.Ag sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh yang memaparkan 5 nilai budaya kerja yang harus dijadikan pedoman setiap ASN Kementerian Agama dalam bekerja. Selain itu, juga ada narasumber dari IAIN Salatiga, Diyah Rochati, M.H yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Umum. Diyah Rochati memaparkan aspek optimalisasi kinerja dengan berorientasi pada layanan prima. Bertindak sebagai Keynote Speaker, Drs. H. Nur Arifin, M.Pd selaku Inspektur Wilayah II Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. Dalam pembukaannya, Nur Arifin mengingatkan kepada seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama agar senantiasa mengingat dan kembali kepada sumpah PNS yang telah diikrarkan, dimana sumpah tersebut berisi janji akan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab (dedikasi dan integritas). 


Reporter : Fachri Ali
Editor     : Saiful Anam
Redaktur : Humas Bagian Umum

 

 

 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…