Bentengi Ideologi, Menwa Adakan Kegiatan Webinar Kebangsaan

07 May 2021

Pekalongan (7/5) - "Indonesia sedang menghadapi tantangan serius terkait dengan ideologi bangsa, di mana saat ini bangsa kita dikepung oleh dua ideologi radikal ekstrem, yakni radikal kanan yang mengancam pluralitas bangsa, serta radikal kiri yang mengancam identitas bangsa. Mahasiswa, sebagai representasi generasi muda terpelajar, sudah semestinya menjadi garda terdepan dalam membendung ancaman ideologis".

Demikian disampaikan Dr. Muhlisin, M.Ag pada acara Webinar Nasional bertema "Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila bagi Generasi Milenial" yang berlangsung di Auditorium IAIN Pekalongan pada hari Kamis, 6 Mei 2021. Acara yang diselenggarakan oleh Resimen Mahasiswa (Menwa) IXVV Batalyon 955 Kusumabangsa IAIN Pekalongan ini merupakan salah satu program Menwa untuk menguatkan rasa nsionalisme dan penghayatan terhadap pancasila bagi generasi muda.

Selain Dr. Muhlisin, pembicara lain pada kegiatan tersebut adalah Mayor Inf. Raji, Kasdim 0710 Pekalongan. Dalam paparannya, ia menyatakan bahwa Pancasila sebagai sebuah pilar, tidak bisa difahami secara sendiri, tapi juga perlu dibarengi dengan pemahaman dan penghayatan terhadap 3 pilar lain, yakni Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 45). Keempat pilar itu bisa disingkat dengan PBNU. Ia juga memaparkan sejarah Pancasila sejak dicetuskan oleh Ir. Soekarno pada 1 Juli 1945 sampai pada tahap finalisasi pada 18 Agustus 1945.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 50 peserta offline dan 150 peserta online (zoom meeting) tersebut diakhiri dengan doa dan buka bersama.

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…