Perkuat Peran Alumni, IAIN Pekalongan Gelar FGD

11 May 2021

Pekalongan (11/5) - Kualitas sebuah lembaga pendidikan dilihat dari para alumninya. Semakin tinggi keterserapan alumni di dunia kerja atau usaha, maka semakin bagus pula reputasi kampus almamaternya. Hal ini disadari sepenuhnya oleh pimpinan IAIN Pekalongan, khususnya Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama IAIN Pekalongan, Dr. H. Muhlisin, M. Ag. Ia selaku wakil rektor yang membidangi alumni, berkomitmen untuk meningkatkan peran alumni dalam berbagai bidang. Salah satu langkah yang dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan mengadakan FGD atau Focus Group Discussion alumni yang diselenggarakan pada Hari Senin, 10 Mei 2021 IAIN Pekalongan di Ruang Sidang Lantai 3 IAIN Kampus I Panjang Pekalongan.

Acara itu dihadiri oleh Ketua IKA IAIN periode 2018-2023 Dr. H Samani, M. Ag, para Wakil Dekan III, perwakilan alumni per angkatan dan perwakilan per fakultas. Rangkain acara pada kegiatan ini dimulai dengan pembukaan, sambutan oleh Ketua IKA IAIN periode 2020-2024 aan, pembahasan oleh Wakil Rektor III IAIN dan dilanjutkan dengan diskusi lalu dipungkasi dengan doa.

Acara yang dikemas dengan suasana kekeluargaan ini memunculkan beberapa usulan tentang peningkatan peran alumni bagi kampus dan masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua IKA IAIN Dr. H. Sam’ani menyatakan perlunya penguatan kelembagaan IKA dan pentingnya sinergi alumni dengan perguruan tinggi almamater. Ia juga menyampaikan bahwa program prioritas kepengurusan IKA IAIN periode ini adalah mengsukseskan pembangunan masjid agung IAIN Pekalongan. Hal ini sejalan dengan rencana kampus Islam tersebut untuk membangun masjid yang didanai secara swadaya.

Sementara Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Dr. H. Muhlisin, M. Ag yang menjadi pembicara utama mengungkapkan bahwa FGD ini bertujuan untuk memperkuat peran alumni dalam rangka menyongsong era merdeka belajar dan kampus merdeka. “Di era merdeka belajar, mahasiswa bisa belajar dari sumber mana saja, meskipun secara formal tercatat sebagai mahasiwa IAIN. Di sinilah peran alumni diperlukan sebagai sumber belajar bagi yunior-yuniornya, dan juga sebagai duta kampus almamater yang telah mendidiknya”. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan tersebut juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat organisasi alumni yang diwujudkan dalam berbagai program sepeti penyediaan kantor dan fasilitas pendukung sebagai hombase organisasi IKA IAIN Pekalongan serta pembuatan website yang memuat kiprah alumni di masyarakat. Ia juga siap memfasilitasi pertemuan-pertemuan insidentil-strategis yang dibutuhkan alumni.

Pada sesi diskusi, salah satu alumni yang juga menjadi Ketua Panitia Pembangunan masjid agung IAIN Pekalongan, Drs. H. Djaiz melaporkan progres pembangunan masjid, di mana 72 pancang tiang masjid sudah selesai dicor untuk kemudian dilanjutkan dengan fondasi bangunan yang dibiayai dengan dana dari sumbangan berbagai pihak, termasuk dari alumni IAIN. Ia juga melaporkan, per 10 Mei 2021 dana yang sudah masuk mencapai 1,25 M. Untuk mengoptimalkan pemasukan, ia mengusulkan agar fundraising atau penggalian donasi dari alumni untuk pembangunan masjid terus ditingkatkan.

Salah satu perwakilan alumni, Sofyan Makmur Mustofa mengucapkan terimakasih atas kepedulian kampus untuk mengundang dan melibatkan alumninya dalam kegiatan ini. Pria yang menjabat sebagai anggota DPRD Kota pekalongan ini juga menegaskan kesediaannya untuk memfasilitasi komunikasi dan kerjasama kampus dengan pemerintah daerah dalam mengsukseskan berbagai program kampus.

 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…