Penutupan Ujian SSE UM-PTKIN 2021 Serentak oleh PTKIN Seluruh Indonesia

27 May 2021

Pekalongan (27/5) – Ujian Sistem Seleksi Elektronik (SSE) UM-PTKIN 2021 ditutup pada sore hari ini, Kamis, 27 Mei 2021 secara serentak oleh seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.  Secara simbolis penutupan acara ini dilaksanakan terpusat di UIN Bandung (sekretariat UM-PTKIN) melalui aplikasi teleconference zoom yang diikuti oleh panitia pusat dan seluruh panitia lokal UM-PTKIN di perguruan tinggi masing-masing.

Dalam sambutannya, Mahmud (ketua umum UM-PTKIN) Tahun 2021 menyampaikan akan rencana pengajuan ke rekor MURI terkait ujian seleksi masuk perguruan tinggi terbanyak yang dilakukan secara daring. Senada dengan itu, Muhammad Ali Ramdhani (Dirjen Pendis Kemenag RI),  menyampaikan “apresiasi terhadap kerja tim panitia aplikasi SSE UM-PTKIN 2021 sehingga Ujian SSE UM-PTKIN ini bisa berjalan dengan baik dan lancar”.

Selanjutnya, Nizar Ali (Sekjen Kemenag RI) dalam sambutannya menyampaikan, “penggunaan teknologi dilingkungan PTKIN sudah sangat mumpuni dan tidak kalah dengan perguruan tinggi lainnya, terbukti dari pelaksanaan ujian SSE UM-PTKIN secara nasional yang berjalan dengan lancar“, dan setelah sambutanya Nizar Ali menutup SSE UM-PTKIN 2021 secara resmi.

Ujian SSE UM-PTKIN di IAIN Pekalongan dilaksanakan sebanyak 9 sesi dari tanggal 24, 25, dan 27 Mei 2021. Ahmad Rosyid (koordinator SSE UMPTKIN IAIN Pekalongan) menyampaikan beberapa catatan untuk pelaksanaan SSE tahun ini, yaitu “Panitia pusat mesti mensosialisasikan lebih masif aplikasi SSE yang akan digunakan oleh peserta ujian, masih terdapat peserta yang belum mendowload dan menginstal aplikasi SSE sesuai timeline yang dibuat panitia pusat. Panitia lokal dapat membantu panitia pusat mensosialisasikannya via akun sosmed yang dikelola masing-masing panitia lokal. Saat pelaksanaan simulasi SSE peserta ujian juga mesti mengikutinya dengan serius. Masih banyak peserta ujian yang tidak serius dalam menjalani ujian simulasi bahkan yang lebih parah masih ada yang tidak mengikuti simulasi. Padahal simulasi ini dilaksanakan dalam rangka menemukan persoalan yang belum teridentifikasi dan menemukan solusi atas problematika yang terjadi”, pungkasnya.

Dari total peminat yang memilih IAIN Pekalongan sejumlah 1.830 peserta untuk mengisi kuota sebanyak 1.102 calon mahasiswa, namun yang memilih lokasi ujian SSE di IAIN Pekalongan sejumlah 1.802 peserta . Dapat dilaporkan juga, bahwa pelaksanaan ujian SSE UM-PTKIN 2021 di IAIN Pekalongan selama 3 hari ini berjalan lancar dan terjadi peningkatan yang cukup signifikan dalam jumlah keaktifan peserta ujian, yang dari tahun sebelumnya sekitar 75% dan sekarang keaktifan peserta menjadi sekitar 95%. Hal ini perlu kita apresiasi kepada tim panitia pusat dan juga tim panitia lokal IAIN Pekalongan  yang sudah bersinergi dan bekerja secara maksimal dalam mengawal jalannya ujian SSE UM-PTKIN 2021 sehingga bisa berjalan dengan lancar mulai dari simulasi sampai dengan penutupan ujian SSE._(UTIPD)

 

 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…