IAIN Pekalongan Gelar Workshop Penyusunan IKU

08 June 2021

Pekalongan (8/6) – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan menyelenggarakan Workshop Penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) pada Selasa, 8 Juni 2021. Kegiatan workshop berlangsung di Hotel Dafam Pekalongan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, mengingat pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia.

Workshop penyusunan IKU diprakarsai oleh Satuan Pengawasan Internal (SPI) dan dimaksudkan sebagai acuan penetapan kinerja seluruh unit kerja di lingkungan IAIN Pekalongan. Sasaran peserta wokshop kali ini adalah seluruh pemangku jabatan ditambah beberapa perguruan tinggi yang menjadi mitra kerja IAIN Pekalongan.

Dalam laporannya, Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI), Muhammad Nasrullah, M.S.I menyampaikan bahwa workshop penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) merupakan bagian dari program kerja SPI untuk meningkatkan pengetahuan terkait indikator kinerja yang ditujukan bagi seluruh pemangku jabatan di lingkungan IAIN Pekalongan. IKU adalah ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis operasional. Karenanya, IKU menjadi sangat penting untuk dirumuskan agar kinerja masing-masing unit dapat diukur ketercapaiannya. Nasrullah menjelaskan bahwa setidaknya ada 2 (dua) tujuan dalam penyusunan IKU, yaitu: (1) memperoleh informasi kinerja yang penting dan diperlukan dalam menyelenggarakan manajemen kinerja secara baik; dan (2) memperoleh ukuran keberhasilan dari pencapaian suatu tujuan dan sasaran strategis organisasi yang digunakan untuk perbaikan kinerja dan peningkatan akuntabilitas kinerja.

Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag di awal sambutannya menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara kegiatan dalam hal ini Satuan Pengawasan Internal yang telah melaksanakan kegiatan dengan baik. Penyusunan IKU memiliki peran penting guna menentukan arah dan target kinerja organisasi. Adapun IKU Rektor telah disusun berdasarkan perencanaan program dan anggaran yang dilakukan secara nasional melalui Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) dengan mengacu pada IKU Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. IKU Rektor hendaknya diturunkan ke unit kerja di bawahnya dan menjadi acuan bagi pimpinan unit kerja di lingkungan IAIN Pekalongan dalam menyusun IKU. “Para Wakil Rektor, Dekan Ketua Lembaga dan seluruh pimpinan unit kerja di lingkungan IAIN Pekalongan harap menyusun IKU sebagai ukuran keberhasilan kinerja satker”, pinta Rektor.

Rektor menyampaikan bahwa indikator keberhasilan kinerja pada unit kerja diukur berdasarkan ketercapaian IKU yang telah dirumuskan sebelumnya. Karenanya, IKU pada unit kerja di lingkungan IAIN Pekalongan harus disusun dengan baik berdasarkan kriteria dan rencana strategis (renstra) IAIN Pekalongan tahun 2020-2024. Dengan demikian, target kinerja setiap unit kerja dapat diketahui dengan ukuran yang jelas sesuai Indikator Kinerja Utama (IKU) yang telah ditetapkan. Lebih lanjut Rektor menjelaskan bahwa IKU juga digunakan untuk melaksanakan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di lingkungan IAIN Pekalongan sekaligus dalam menyusun laporannya (LAKIP). “IAIN Pekalongan sebagai bagian dari institusi Pemerintah, wajib melaksanakan SAKIP sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2014”, tutup Rektor.

Adapun narasumber workshop kali ini adalah Dr. Wonny Ahmad Ridwan, M.M., Kepala Divisi Kajian Advokasi SDM pada P2SDM Institut Pertanian Bogor (IPB). Dalam paparannya, Dr. Wonny mengingatkan bahwa setiap lembaga atau instansi wajib merumuskan indikator kinerja utama dan menjadikan hal tersebut sebagai prioritas utama. Dalam menyusun IKU perlu mengidentifikasi proses bisnis yang ada pada perguruan tinggi, khususnya di IAIN Pekalongan. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran (VMTS) menjadi rujukan utama dalam menyusun IKU. Selain IKU, juga perlu memperhatikan IKT (Indikator Kinerja Tambahan) yang bersifat spesifik-karakteristik berbasis Tri Dharma Perguruan Tinggi. IKT merujuk pada standar pendidikan tinggi, standar nasional pendidikan, standar nasional penelitian, standar nasional pengabdian kepada masyarakat dengan mengacu pada kriteria akreditasi program studi dan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT).


Penulis     : Saiful Anam
Editor      : Dimas Prasetya
Redaktur  : Humas Bagian Umum

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…